Halaman

Kamis, 19 Maret 2015

konsep laba , laba akuntansi dan money income



Dalam praktiknya fungsi akuntansi adalah melakukan pengukuran kinerja atau prestasi management perusahaan. Produk akuntansi yaitu laporan keuangan diharapkan dapat memberikan tolak ukur secara jelas terhadap prestasi perusahaan. Banyak faktor dalam laporan keuangan yang dapat menjadi tolak ukur, salah satu faktor yang digunakan adalah pengukuran income atau laba. Laba merupakan elemen penting yang menjadi perhatian para pemakai laporan keuangan karena diharapkan laba cukup besar untuk menunjukkan kinerja perusahaan dinilai baik secara keseluruhan.\

B.      POLEMIK TENTANG LABA
Sebuah polemik yang tertulis dalam surat pembaca TEMPO 9 Desember 1989 antar penulis dengan Kwik Kian Gie yang menyangkut perbedaan persepsi tentang konsep laba. Berikut ini adalah polemic tersebut.
Menurut hasil wawancara penulis dengan Kwik Kian Gie yang dimuat TEMPO edisi 25 November 1989 di rubric Ekonomi dan bisnis dengan judul tidak cukup dengan itikad baik, memuat tanggapan beliau tentang posisi AGIO SAHAM. Beliau berpandapat bahwa agio saham adalah laba karena empat alasan pokok. Seperti di bawah ini:
1.      Perusahaan biasanya minta agio dengan alasan akan membagikan keuntungan di kemudian hari
2.      Prinsip akuntansi secara ketat menetapkan agio harus dicantumkan secara terpisah, karena agio bukan modal saham.
3.      Agio juga merupakan laba. Perusahaan boleh membagi dividen dari agio saham.
4.      Agio boleh langsung dikantongi emiten


C.      LABA EKONOMI
Pada awal abad XX Fischer, Lindahl, dan Hick menjelaskan sifat-sifat laba ekonomi mencakup tiga tahap, yaitu sebagai berikut:
1.      Physical Income, yaitu konsumen barang dan jasa pribadi yang sebenarnya memberikan kesenangan fisik dan pemenuhan kebutuhan, laba jenis ini tidak dapat diukur.
2.      Real Income adalah ungkapan kejadian yang memberikan peningkatan terhadap kesenangan fisik. Ukuran yang dapat digunakan untuk real income ini adalah “biaya hidup” (cost of living).
3.      Money Income merupakan hasil uang yang diterima dan dimaksudkan untuk konsumsi dalam memenuhi kebutuhan hidup.

D.      LABA AKUNTANSI DAN MONEY INCOME
Money income berbeda dengan Accounting Income. Accounting Income adalah perbedaan antara realisasi penghasilan yang berasal dari transaksi perusahaan pada periode tertentu dikurangi dengan biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan penghasilan itu.
Penghitungan income atau profit ini sangat sederhana jika transaksi itu completed atau sempurna, tidak ada saldo piutang, sisa persediaan atau aktiva tetap. Semua terjual dan menjadi kas.
Namun, dalam kenyataannya tidak demikian, apalagi bisnisnya besar dan luas. Di samping ada transaksi perusahaan yang sudah sempurna dilaksanakan, masih banyak lagi transaksi yang belum sempurna dilaksanakan, masih banyak lagi transaksi yang belum sempurna pelaksanaannya, yang masih memerlukan kas tambahan atau pengorbanan lainnya.
Untuk kasus yang pertama (1), hampir sama dengan kasus sederhana diatas, perbedaannya hanya terletak pada taksiran kas terhadap kondisi dari transaksi yang akan datang yang sudah dapat ditentukan itu. Sementara itu, yang selalu terjadi adalah kasus kedua (2) dimana transaksi kas kebanyakan masih belum menentu baik kejadiannya, waktunya, dan harganya. Untuk itu, kita menghadapi beberapa masalah tentang : nilai ekonomi, harga, modal, skala, pengukuran pertukaran. Nilai ekonomi adalah preferensi seseorang terhadap suatu komoditas berdasarkan kegunaan baginya di masa yang akan datang dibanding dengan komoditas lain. Jika terjadi pertukaran, muncullah harga atau harga pertukaran (exchange price). Harga ini ditetapkan berdasarkan nilai uang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar