Halaman

Kamis, 27 November 2014

Laporan Auditor Independen Tentang Dampak Memburuknya Kondisi Ekonomi Indonesia Terhadap Kelangsungan Hidup Entitas



4.2.3 Laporan Auditor Independen Tentang Dampak Memburuknya Kondisi Ekonomi Indonesia Terhadap Kelangsungan Hidup Entitas
Komite Standar Profesional Akuntan Publik, dibulan Maret 1998 telah mengeluarkan Interpretasi Pernyataan Standar Auditing (IPSA) No. 30.01 yang berjudul “Laporan Auditor Independen Tentang Dampak Memburuknya Kondisi Ekonomi Indonesia Terhadap Kelangsungan Hidup Entitas” yang berlaku efektif untuk laporan audit .
Dalam hal ini, Auditor perlu mempertimbangkan hal-hal sbb :
  1. Kewajiban auditor untuk memberikan saran bagi kliennya dalam mengungkapkan dampak kondisi ekonomi tersebut terhadap kemampuan entitas didalam mempertahankan kelangsungan hidupnya.
  2. Pengungkapan peristiwa kemudian yang mungkin timbul sebagai akibat dari kondisi ekonomi tersebut.
  3. Modifikasi laporan auditor bentuk baku jika memburuknya kondisi ekonomi tersebut berdampak terhadap kemampuan entitas untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.
Informasi yang perlu diungkapkan oleh manajemen terdiri atas 4 komponen berikut ini :
  1. Gambaran umum memburuknya kondisi ekonomi Indonesia dan wilayah regional Asia Pasifik pada umumnya.
  2. Uraian tentang tindakan manajemen dalam memberikan respon atas memburuknya kondisi ekonomi tersebut..
  3. Uraian tentang rencana tindakan manajemen yang belum diimplementasikan.
  4. Pernyataan manajemen bahwa penyelesaian memburuknya kondisi ekonomi tersebut tergantung atas kebijakan ekonomi dan moneter yg akan diambil oleh pemerintah Indonesia, yang berada di luar kendali perusahaan.
mengenai penjelasan atas dampak memburuknya kondisi ekonomi indonesia terhadap kelangsungan hidup perusahaan baik dicatat atas laporan keuangan maupun dilembar opini.



contoh penjelasan dicatat atas laporan keuangan :
a.      Dalam Bahasa Inggris
General Pictur Of The ILL- Fated Economic Condition Of Indonesia And The Regional Area Of Asia Pasific In General

Many asia paccific countries, incluiding indonesia area experiencing adverse economic condition mainly resulting from currency devaluation in the region, the principal consequences of which have been an extreme lack of liquidity and higtly volatile exchange and interest rate. Volatility in exchange and interest rate has adversely affected the company’s cost of fund, as well as it’s capacity to service it’s debts, give that balances of the company’s borrowings denominated in US dollar.

Resolution of the adverse economic condition are dependent on the fiscal and monetary measures that will be taken by government, actions which are beyond the company’s control, to achieve economic recovery. It not possible to determine the future efect a countinuation of the edverse economic condition may have on the company’s liquidity.
b.      Dalam bahasa indonesia

28.  Gambaran Umum Memburuknya Kondisi Ekonomi Indonesia Dan Wilayah Regional Asia Pasifik Pada Umumnya

Banyak Nega Diwilayah Regional Asia Pasifik, Termasuk Indonesia, Mengalami Dampak Memburuknya Kondisi Ekonomi, Terutama Depresiasi Mata Uang Negara-Negara Tersebut. Akibat Utamanya Adalah Sangat Langkanya Likuidasi, Tingginya Tingka Bunga Dan Kurs Mata Uang. Kondisi Ini Mencakup Pula Penurunan Drastis Harga Saham, Pengetatan Penyediaan Kredit, Dan Penghentian Atau Penundaan Pelaksanaan Proyek Konstruksi Tertentu. Dampak Memburuknya Kondisi Ekonomi Indonesia Terhadap Customer Perusahaan Telah Menurunkan Jumlah Penjualan Dan Mengakibatkan Meningkatnya Resiko Kredit Bawaan Dalam Piutang Usaha.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar